Stock Trading Calculator
Currency Exchange
Code Value Bid Ask
 
 USD / IDR 12,003 12,000 12,005 
 SGD / IDR 9,438 9,434 9,442 
 HKD / IDR 1,547 1,546 1,548 
 EUR / IDR 15,279 15,271 15,287 
 GBP / IDR 19,363 19,355 19,372 
Updated 21-10-2014, 22:09:13
International Indices
Market Indices Index Level +/-% 
 
 HSI 23,088.58 0.08 
 N225 14,804.28 -2.07 
 FTSE100 6,904.90 9.23 
 DAX 0.00 0.00 
 DJIA 0.00 0.00 
Updated 21-10-2014, 22:09:14
Calendar of Event
October 2014
SunMonTueWedThuFriSat
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
Latest News
 13:10:03
Tambang Batubara Bukit Asam Acquires IDR861 Billion Palm Estate
 10:49:56
As of Sep, Asuransi Jasa Tania Profit Jumps 252%
 10:45:19
Bank Capital Indonesia Profit Falls 10.5% as of September
 14:24:38
Bank Permata Subordination Bond Coupon 11.75% per Year
Photo News
Thursday, 7 August 2014 11:22:12
Berau Coal’s Production 14 Mn Tons Until July
StockWatch (Jakarta) - PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) recorded coal production of 14 million tons in the period from January until July 2014, or approximately 58% of the target for ...
 13:46:37
Batavia Prosperindo Finance to Hold IDR350 Billion Rights Issue
 09:20:40
JCI Estimated to Move around 5,045-5,126
Market Summary
5,029.3440
(+/-)  -11.1880
(%)   -0.2220%
Market Vol (mn) 4,795.5124
Market Val (bn) 4,784.1766
Market Freq 173,517
Advancers Unchanged Decliners Total Traded
134 96 174 404
 
Top Active Stocks
Stock Code Freq Last +/-
SSMS 7,891 1,105 5
TLKM 5,811 2,850 5
BBRI 4,983 10,575 -125
WSKT 3,801 945 20
SIAP 3,748 167 12
Market Perspectives
Ciptadana Sekuritas
07/08/2014 - 09:52:00
Ciptadana Sekuritas

07/08/2014 - 09:52:00

Jakarta and Dublin are seeing the highest price growth worldwide between June 2013 until 2Q14 with each recorded growth of 27.3% and 23.5%. According to Knight Frank Indonesia, Jakarta’s role as international city and limited land supply which leads to premium pricing. Meanwhile, Singapore, Hongkong, Jenewa, Paris and Zurich experienced slowdown in price.

Recapital Securities
21/10/2014 - 09:42:00
Recapital Securities

21/10/2014 - 09:42:00

Perlambatan Kredit Konsumsi Kian Nyata Kalangan bankir pesimistis pertumbuhan kredit konsumsi bakal menunjukkan perbaikan. Bahkan, perbankan di Indonesia hanya mematok angka pertumbuhan kredit satu digit (single digit) pada tahun 2015 mendatang. (Kontan) Komentar LK Pesimisme akan pertumbuhan kredit konsumsi yang hanya single digit pada tahun 2015 merupakan hal yang beralasan. Aturan loan-to-value (LTV) untuk kredit pemilikan rumah (KPR), kredit kendaraan bermotor (KKB), dan pembatasan jumlah kartu kredit menjadi beberapa faktor penghambat pertumbuhan kredit konsumsi.Sebagai informasi, data survei perbankan oleh Bank Indonesia (BI) menunjukkan, perlambatan kredit konsumsi terutama melanda kredit rumah, apartemen, dan kartu kredit. Sedangkan pertumbuhan KTA semakin kuat, yang tecermin dari pertumbuhan selama kuartal III–2014 yang lebih tinggi dibanding dengan kuartal II–2014. Dalam pandangan kami, kredi konsumsi dapat bertumbuh sejalan dengan pertumbuhan pendapatan perkapita Indonesia. Pertumbuhan kredit konsumsi yang melaju cepat tanpa didukung oleh pertumbuhan ekonomi akan berdampak pada kualitas kredit perbankan. Hal ini pada gilirannya akan semakin memperlambat pertumbuhan ekonomi.